Sejarah Berdirinya SMP Bhakti Pertiwi
Bismillahirahmanirahim.
SEKILAS SEJARAH SMP BHAKTI PERTIWI
SMP Bhakti
Pertiwi berdiri pada tahun 2003 di bawah naungan Yayasan Bhakti Pertiwi yang
didukung oleh PT. Jawa
Power – PT YTL Jatim salah satu PLTU di Paiton.
Yang beralamat di Jalan
Pakuniran Desa Sukodadi– Kecamatan Paiton – Kabupaten Probolinggo, Dengan luas lahan sekolah sekitar 2.900 meterpersegi, SMP Bhakti Pertiwi
berusaha mengoptimalkan segala potensi yang ada. Tujuan utama program
pendidikan disekolah ini adalah membangun siswa yang seutuhnya. Membangun
potensi pribadi keimanan dan akhlak, prestasi akademis, ketrampilan hidup (life skill), dan kesadaran akan
pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Siswa bukan hanya sebagai
objek dalam program pendidikan lingkungan hidup, tapi juga sebagai subyek yang
melaksanakan kegiatan tersebut, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Pada tahun
2006 berdiri SMA Tunas Luhur yang
merupakan kelanjutan dari SMP Bhakti Pertiwi. Program dan sistem
pendidikan di SMA Tunas Luhur pada dasarnya sama dengan SMP Bhakti Pertiwi.
Kedua lembaga ini memiliki komitmen keagamaan yang tinggi walaupun sebagai
sekolah umum namun tersistem dalam suasana pesantren. Hal ini karena lokasi
sekolah berada diantara 2 (dua) pondok pesantren besar nasional yaitu Pondok
Pesantren Nurul Jadid Paiton dan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Meskipun
memiliki nama yang berbeda namun saat ini SMP Bhakti Pertiwi dan SMA Tunas
Luhur berada di bawah nanungan Yayasan yang sama yakni Yayasan Tunas Luhur
Paiton.
Dukungan
masyarakat sangat tinggi, terbukti dari semakin banyaknya minat masyarakat
untuk menyekolahkan putra putrinya ke SMP Bhakti Pertiwi dan SMA Tunas Luhur.
Latar belakang orang tua siswa pun beragam diantaranya ulama/pemimpin pondok
pesantren, karyawa n PLTU, petani, PNS/Guru, pedagang, dan lain sebagainya.
